Aku berani bertaruh malam ini kau masih bangun
aku berani bertaruh kau lelah dengan hari libur mu
Aku berani bertaruh saat ini kau masih memandang handphone mu dan
aku berani bertaruh kadang kau masih memikirkanku...
dan aku hanya ingin kau tau,
bahwa setiap kali aku tidak mengangkat telpon mu, aku juga sakit..
Dan aku berharap kau menerimanya,
dan aku berharap kau tau,
Setiap kali aku mengacuhkanmu
itu bukan berarti bahwa aku tidak mencintaimu..
Aku berani bertaruh kau berfikir
bahwa aku telah melupakan mu dan memilih yang lain
aku berani bertaruh kau menerka-nerka
bahwa aku telah membencimu
Ini bukanlah cerita dongeng sayang,
Ini ibukota.. dimana ada yang memilih dan memutuskan
kini aku bukanlah lagi jadi juliet mu
dan kau bukanlah lagi romeo ku
aku berani bertaruh kita berdua akan saling mengacuhkan
meskipun itu hanya sebuah kepura-puraan
dan aku hampir melakukannya...
aku berani bertaruh kau lelah dengan hari libur mu
Aku berani bertaruh saat ini kau masih memandang handphone mu dan
aku berani bertaruh kadang kau masih memikirkanku...
dan aku hanya ingin kau tau,
bahwa setiap kali aku tidak mengangkat telpon mu, aku juga sakit..
Dan aku berharap kau menerimanya,
dan aku berharap kau tau,
Setiap kali aku mengacuhkanmu
itu bukan berarti bahwa aku tidak mencintaimu..
Aku berani bertaruh kau berfikir
bahwa aku telah melupakan mu dan memilih yang lain
aku berani bertaruh kau menerka-nerka
bahwa aku telah membencimu
Ini bukanlah cerita dongeng sayang,
Ini ibukota.. dimana ada yang memilih dan memutuskan
kini aku bukanlah lagi jadi juliet mu
dan kau bukanlah lagi romeo ku
aku berani bertaruh kita berdua akan saling mengacuhkan
meskipun itu hanya sebuah kepura-puraan
dan aku hampir melakukannya...